Sendi kita perlu cairan sinovial untuk bergerak bebas dan bebas dari rasa sakit. Permukaan artikular dari tulang yang membentuk sendi dilapisi dengan membran pelumas.

Orang yang menderita artritis memiliki cairan sinovial yang kurang, menyebabkan nyeri pada pergerakan. Hal ini menyebabkan peradangan akibat kerusakan jaringan, jika dibiarkan berkepanjangan arthritis ini  dapat menyebabkan cacat.

Ada lebih dari 100 gangguan penyakit pada sendi diantaranya disebabkan karena Usia tua, infeksi dan lain-lain.
Lalu apa Fungsi lintah pada Arthritis?


Air liur/Enzim lintah ‘membantu dalam pengobatan radang sendi atau arthritis. Ada banyak zat dan senyawa dalam air liur mereka yang mengurangi peradangan pada sendi, beberapa yang merupakan senyawa yang disebut bdelins dan eglins, bertindak sebagai anti-inflamasi (anti peradangan). Selain komponen anti-inflamasi, air liur mereka juga memiliki komponen obat bius yang menghilangkan rasa sakit dirasakan di sendi dan juga memiliki zat histamin seperti yang bertindak sebagai vasodilator.

Asetilkolin, komponen lain dari air liur lintah adalah juga suatu vasodilator. Hal ini penting dalam pengobatan radang sendi atau arthritis karena ketika pembuluh melebar [memperluas] akan meningkatkan aliran darah, yg pada akhirnya akan membasuh senyawa/sesuatu yang menyebabkan rasa sakit dan peradangan pada sendi atau bagian tubuh lainnya.

Perlakuan Terapi Lintah yg secara rutin pada penyakit ini terbukti efektif untuk menghilangkan rasa nyeri radang sendi / arthritis.

 

Informasi dari berbagai sumber :