Meskipun beberapa jenis lintah menghisap darah, tidak semua spesies bisa menggigit, 90% dari mereka hanya makan dari tubuh membusuk dan luka terbuka amfibi, reptil, unggas air, ikan, dan mamalia (termasuk, namun tidak terbatas pada, manusia). Sebuah lintah menempel ketika menggigit, dan akan tetap melekat sampai memiliki isi  darah. Karena antikoagulan (hirudin) yang mengeluarkan lintah, gigitan mungkin berdarah lebih dari luka normal setelah lintah dicabut.. Pengaruh antikoagulan akan hilang beberapa jam luka dibersihkan.
Lintah biasanya membawa parasit dalam saluran pencernaan mereka yang tidak dapat bertahan hidup pada manusia dan tidak menimbulkan ancaman. Namun, bakteri, virus, dan parasit dari sumber darah sebelumnya dapat bertahan dalam lintah selama berbulan-bulan, dan mungkin dipancarkan kembali ke manusia. oleh karenanya etika hirudotherapy atau terapi lintah  adalah selalu menggunakan lintah yg belum pernah dipakai !!!
jadi bisa disimpulkan efek gigitan lintah pada manusia adalah
  • Rasa nyeri seperti digigit semut
  • Luka gigitan berberntuk segitiga yg menyerupai lambang mercedes benz
  • efek pendarahan lokal yg berlangsung hingga 1×24 jam bahkan bisa lebih tergantung seberapa banyak enzim lintah yg masuk kedalam tubuh
  • rasa gatal pada saat luka bekas gigitan akan mengering (bisa dioleskan salep penghilang rasa gatal)
  • terjadi hipotensi atau penurunan tekanan darah (itu sebabnya kenapa terapi lintah baik digunakan pada penderita hipertensi/tekanan darah tinggi)